Tambah Kualitas Pelayanan, Dishub Surabaya Bangun Gedung Baru di Terminal Kedung Cowek

terminal kedung cowek fix

Dishub Surabaya saat ini sedang melakukan pembangunan gedung tambahan di terminal Kedung Cowek. Sebelumnya terminal ini memiliki dua bangunan, yaitu gedung ruang transit dan gedung untuk kios. Dengan tetap mengusung konsepGreen Terminal, pembangunan dilakukan di antara kedua gedung tersebut. Pembangunan ini bertujuan untuk menambah fasilitas di terminal, sehingga pelayanan untuk masyarakat dapat berjalan maksimal.

Gedung yang dibangun ini memiliki luas sekitar 600 m dan rencananya akan dibangun dengan dua lantai. Gedung ini berfungsi sebagai ruang transit untuk angkutan kota yang melayani Surabaya – Madura. Dishub Surabaya menargetkan pembangunan ini akan selesai dalam jangka waktu kurang lebih enam bulan.

Terminal Kedung Coweki juga dilengkapi dengan fasilitas-fasilitas, seperti lahan parkir yang luas, parkir elektrik, musholla, dan CCTV untuk keamanan. Di sekitar terminal, banyak pohon dan tanaman hijau yang semakin mendukung konsepGreen Terminal. (cnd)

gedung transit fix

Advertisements
Posted in Agenda, Dinas Perhubungan Kota Surabaya, pengembangan terminal | Leave a comment

PENGGUNAAN PJU JENIS LED DI TERMINAL KEDUNG COWEK MERUPAKAN UPAYA PENINGKATAN PROGRAM PENGHEMATAN ENERGI

popular5Guna mendukung program dari Kementrian Energi dan Sumber Daya Mineral yaitu program penghematan energi yang merupakan upaya untuk menjaga ketahanan energi, Dishub Surabaya terus meningkatkan upaya program penghematan energi di lingkungan Terminal. Pada Hari ini, Kamis (30/08/12) Dishub Surabaya memasang lampu PJU berjenis LED di Terminal Kedung Cowek.

Dalam rencananya secara bertahap Dishub Surabaya akan menerapkan pemakaian PJU berjenis LED di semua Terminal di Surabaya, untuk tahap awal Dishub memasang sebanyak 5 PJU berjenis LED di Terminal Kedung Cowek.

“Hal itu merupakan upaya untuk terus melakukan peningkatan program penghematan energi,” sebut Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Dishub Surabaya, Ir. Irvan Wahyudrajad, MMT. Wujud konteks secara umumnya adalah Program Green Terminal yang didalamnya terdapat pengelolaan sampah, penghematan energi, green building yaitu gedung yang didesain sedikit mengggunakan energi.

“Program Green terminal sudah kita mulai sejak 2009,” sebut Irvan. Program Green Terminal yang dilakukan Dishub Surabaya diantaranya menerapkan taman yang dilengkapi dengan sangkar burung dan ruang public di area terminal, seperti di area taman Terminal Purabaya, Terminal TOW, Terminal Joyoboyo, Terminal Keputih, dan beberapa terminal-terminal lain.

“Aplikasinya sekarang kita menerapkan lampu led yang hemat energi,” imbuh Irvan. Pemakiaan lampu LED sebagai penerangan secara umum lebih menghemat penggunaan listrik hingga 50%, umur lampu LED juga lebih panjang dibandingkan lampu biasa, sealin itu juga ramah lingkungan karena tanpa ultraviolet infra merah dan mercury. (hwa)

 

 

 

Posted in Uncategorized | Leave a comment

PEMASANGAN PJU JENIS LED DI TERMINAL KEDUNG COWEK

Peningkatan program penghematan energi terus dilakukan Dishub Surabaya. Dalam rencananya secara bertahap Dishub Surabaya akan menerapkan pemakaian PJU berjenis LED di semua Terminal di Surabaya, untuk tahap awal Dishub memasang sebanyak 5 PJU berjenis LED di Terminal Kedung Cowek.

Pemakiaan lampu LED sebagai penerangan secara umum lebih menghemat penggunaan listrik hingga 50%, umur lampu LED juga lebih panjang dibandingkan lampu biasa, sealin itu juga ramah lingkungan karena tanpa ultraviolet infra merah dan mercury. (hwa)

Posted in Uncategorized | Leave a comment

In-class Training Sebagai Langkah Awal Menuju ISO OHSAS 18001:2007

Menjelang akhir tahun Dinas Perhubungan Kota Surabaya tak henti-hentinya melakukan berbagai upaya guna meningkatkan pelayanan publik. Tidak hanya mutu pelayanan langsung kepada masyarakat, melainkan mutu keselamatan jajaran personel dan pengguna jasa transportasi di terminal dan unit pengujian kendaraan bermotor juga menjadi perhatian utama bagi Dinas Perhubungan Kota Surabaya.

Rabu Kemarin (13/12/2011) Dishub Surabaya mendapatkan pelatihan keamanan dan keselamatan kerja (K3) bagi pimpinan UPTD terminal, UPTD Pengujian Kendaraan Bermotor dan Kepala Pangkalan di seluruh Kota Surabaya. Pelatihan ini merupakan tahap awal sebelum mendapatkan sertifikasi OHSAS 18001:2007 dan agenda kedua setelah mendapatkan sertifikasi tentang manajemen administrasi ISO 9001:2008 tahun yang lalu.

Diatas semua itu, pelatihan ini bertujuan memberikan keamanan dan keselamatan kerja, meningkatkan standar mutu pelayanan keselamatan sesuai standar internasional serta mengurangi resiko di setiap unit pelayanan seperti terminal, stasiun pengujian kendaraan bermotor dan kantor utama Dishub Surabaya dari bahaya kecelakaan kerja.

“Agenda hari ini adalah in-class training, materi berikutnya tentang teknik penerapan dan prosedur dokumentasi yang lebih komprehensif akan dipaparkan pada tanggal 20-21 Desember 2011. Program yang urgent saat ini adalah peningkatan mutu keselamatan baik bagi petugas kami di lapangan maupun pengguna jasa transportasi.” ujar Kepala Bidang Sarana dan Prasaran Transportasi , Irvan Wahydrajad, M.MT.

Boby Arief Hendradjaja selaku pemberi materi dan manager of training dari TUV Nord Indonesia mengatakan, “Saya melihat resiko terbesar datang dari luar (pengguna jasa terminal) seperti calon penumpang dan armada bus. Dengan adanya pelatihan dan penerapan sistem yang sesuai dengan ISO OHSAS 18001:2007, secara optimis resiko dapat ditekan hingga 50%. Pada dasarnya ada 3 hal utama dalam standar keselamatan, Kualitas SDM, sistem pencegahan dan penanganan kecelakaan dan yang  terakhir adalah sarana dan prasarana yang digunakan.

Kuncinya terletak pada kualitas SDM dalam meminimalisir resiko dan mengatasi kecelakaan yang sedang terjadi. Meski sebuah korporasi memiliki sistem dan fasilitas yang memadai, namun kualitas SDM yang kurang baik maka hal ini akan menyulitkan instansi itu sendiri. Materi yang diberikan dalam in-class training antara lain penugasan personel yang bertanggung jawab atas K3, pemasangan rambu khusus K3, dokumentasi sarana dan prasarana yang ada, dokumentasi kecelakaan kerja ang terjadi setiap harinya, serta perlengkapan untuk personel di lapangan serta langkah-langkah yang harus ditempuh untuk mendapatkan sertifikat OHSAS 18001:2007.

Setelah mendapatkan pelatihan K3, pihak TUV Nord Indonesia selaku pemberi pelatihan, auditor serta pemberi sertifikasi ISO OHSAS 18001: 2007 akan memberikan rentang waktu 1 tahun kepada Dishub Surabaya untuk menerapkan materi yang telah diberikan dan menyediakan sarana dan prasarana di setiap unit-unit pelayanan. Selain itu, akan ada pre audit yang akan dilakukan sebelum sistem K3 diimplementasikan. Hal ini dilakukan agar perbandingan kualitas SDM dan ketersedian sarana dan prasarana sebelum dan sesudah penerapan sistem OHSAS dapat terlihat.

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Surabaya Meraih Penghargaan “ASEAN Environment Sustainable City”

icon_surabaya

Kota Surabaya meraih penghargaan “ASEAN Environment Sustainable City” atau kota dengan penataan lingkungan berkelanjutan terbaik di tingkat ASEAN. Dalam “tayang-bincang” di 88,9 SMARTFM Surabaya untuk menyemarakkan Hari Jadi ke-718 Kota Surabaya itu, Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini menjelaskan penghargaan itu diterima bersamaan dengan Indonesia menerima penghargaan dari PBB. “Penghargaan itu kami terima setelah presentasi di Jepang pada Februari lalu,” katanya.

Hal tersebut tidak luput dari kerja sama semua dinas dan masyarakat Surabaya untuk menciptakan kota yang nyaman. Masyarakat Surabaya mengadakan Lomba Kampung Bersih, sedangkan dinas-dinas kota Surabaya selain terus melakukan pembangunan infrastruktur kota mereka juga memperhatikan pembangunan lingkungan, seperti memperindah dan menambah jumlah taman-taman di Kota Surabaya.

Dinas Perhubungan Surabaya juga turut berpartisipasi dalam keberhasilan yang telah dicapai kota Surabaya dalam meraih penghargaan “ASEAN Environment Sustainable City” atau kota dengan penataan lingkungan berkelanjutan terbaik di tingkat ASEAN. Salah satunya adalah selain melakukan pembangunan infrastruktur pendukung jasa layanan yang diberikan di Terminal- terminal yang ada di Surabaya seperti parkir elektrik, CCTV di pintu masuk dan keluar terminal-terminal di kota Surabaya, Dinas Perhubnungan juga membangun taman-taman indah dan Asri di terminal-terminal yang ada di Surabaya.[set]

Posted in Dinas Perhubungan Kota Surabaya, pengembangan terminal | Leave a comment

Uji Coba Operasional Terminal Kedungcowek

“Pembangunan terus dilakukan hingga 2012”
…………………………………………………………………………………………………………………….

Setelah meresmikan operasional Terminal Tipe C Dukuh Kupang beberapa waktu lalu. Kali ini Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya kembali menggelar hajatan uji coba operasional Terminal Kedung cowek, Selasa 1 Februari 2011. Acara yang dihadiri tak kurang dari 200 undangan tersebut diawali sambutan dari Kepala Bidang Sarana Prasarana Ir. Irvan Wahyudradjad, M.MT. Dalam sambutannya Irvan menyampaikan, “pembangunan terminal baru ini diharapkan mampu melayani kebutuhan masyarakat akan angkutan transportasi massal yang terjangkau”.

Pada uji coba kemarin terminal kedungcowek ini baru melayani 4 lyn angkutan kota dari 12 lyn yang direncanakan, yaitu lyn R1, UBK, TWM dan JMK yang rutenya melewati kedung cowek. Pemindahan beberapa lyn yang belum masuk terminal kedung cowek masih memerlukan kajian rerouting terlebih dahulu sebelum adanya pengalihan rute dari kenjeran ke kedungcowek.

Dengan dioperasikannya terminal ini diharapkan peran terminal kenjeran dapat digantikan, karena hal ini memang dilakukan untuk mengantisipasi apabila sewaktu-waktu akan dipergunakan oleh TNI AL selaku pemilik lahan. Pembangunan tahap II di terminal yang menempati lahan seluas 7000m2 akan dilakukan setelah menyelesaikan pembangunan tahap I seperti Jembatan, ruang tunggu, shelter, pondasi keliling, taman, landscape, pagar, saluran serta pavingisasi landasan.

Pembangunan tahap II terminal kedungcowek akan dilakukan pada tahun ini (2011) dan akan terus berlanjut hingga tahun 2012 ini meliputi pengurugan tanah di sisi utara lahan terminal. Selain itu pekerjaan fisik bangunan gedung kantor dan stand, pavingisasi landasan dan pondasi keliling juga akan dilaksanakan tahun ini.

Source: Dinas Perhubungan Kota Surabaya

Posted in Agenda | 1 Comment

Dishub Rencanakan Pemindahan Terminal Kenjeran ke Terminal di Tambakwedi

…………………………………………………………………………………………………………………….

Rencana pengoperasian Terminal di Tambakwedi pada tanggal 1 Februari 2011 mendapat sambutan yang baik dari berbagai pihak. Hal ini terlihat dalam pertemuan yang di gelar di aula Dinas Perhubungan Kota Surabaya pada hari Rabu 12 Januari 2011.

Menurut Ir. Irvan Wahyudrajad, M.MT selaku Kepala Sarana Prasarana Dinas Perhubungan Kota Surabaya, “Selama ini, untuk terminal di kenjeran kita sewa lahan kepada pihak TNI AL.” Terminal kenjeran yang mempunyai luas 3.000m2 tersebut dirasa kurang efektif, dikarenakan setiap tahunnya Pemerintah Kota Surabaya harus mengeluarkan sejumlah uang untuk memperpanjang sewa lahan untuk peningkatan sarana transportasi tersebut. Selain itu masa sewa terminal yang habis tidak diperpanjang lagi dan pengalihan akan dilakukan di Terminal Tambakwedi Surabaya.

Beberapa perwakilan dari lyn TWM, R.1, UBK serta JMK iyang hadir dalam acara ini mengajukan berbagai pertannyaan terkait proses pemindahan dari terminal lama ke terminal baru (Tambakwedi). “Pemindahan akan kita lakukan bertahap, hingga kelengkapan fasilitas penunjang terminal terpenuhi”, ujar Radianto, S.Sos Kepala UPTD Terminal Joyoboyo Surabaya.

Sebelum dilakukan pemindahan pada 1 Februari mendatang, Dishub Kota Surabaya berjanji akan melakukan pemasangan rambu petunjuk menuju terminal tambakwedi. Semua lyn yang akan menggunakan fasilitas Terminal ini nantinya harus melewati jalan dibawah Jembatan Suramadu, serta dilarang untuk ngetem maupun menurunkan dan menaikkan penumpang disembarang tempat sepanjang akses Tol Suramadu.

Dengan dioperasikannya terminal ini, nantinya mobil penumpang plat hitam/ taxi gelap yang selama ini ngetem disepanjang akses suramadu dapat dihilangkan. Hal ini dirasakan sangat merugikan angkutan umum plat kuning/ lyn yang melewati rute yang sama. 

Sumber : Dinas Perhubungan Kota Surabaya

Posted in pengembangan terminal | 1 Comment